Remaja di Makassar Diserang Busur Panah, Dipicu Taruhan Lomba Lari
Tangkapan Bitung – Remaja di Makassar Diserang Kejadian mengejutkan terjadi di Makassar, ketika seorang remaja menjadi korban serangan busur panah yang dipicu dari taruhan dalam lomba lari antarwarga setempat. Insiden ini menimbulkan keprihatinan warga dan menjadi sorotan aparat kepolisian setempat.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan kepolisian, korban, seorang remaja berusia 16 tahun, tengah mengikuti lomba lari tradisional yang digelar di kawasan perumahan. Perlombaan ini awalnya berlangsung santai, namun memanas setelah adanya taruhan uang antarpeserta.
Menurut saksi, seorang warga yang kalah taruhan merasa emosi dan kemudian melakukan aksi kekerasan menggunakan busur panah. Anak panah mengenai bagian lengan dan kaki korban sebelum pelaku berhasil diamankan oleh warga sekitar.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, anak panah tidak mengenai organ vital, dan korban dilaporkan dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan medis.
Baca Juga: PAN Sorot 16 Juta Suara Rakyat Hilang Akibat Ambang Batas Parlemen pada 2024
Motif Taruhan dan Perselisihan
Polisi menyebut insiden ini dipicu oleh taruhan yang memicu pertengkaran. Lomba lari yang awalnya bersifat hiburan berubah menjadi arena perselisihan, dan pelaku memilih jalan kekerasan menggunakan alat yang sangat berbahaya.
“Taruhan ilegal sering menjadi pemicu perselisihan antarwarga. Dalam kasus ini, pelaku kehilangan kendali dan menggunakan busur panah untuk menakut-nakuti, yang berakibat serius,” kata Kapolsek setempat.
Penanganan Aparat Kepolisian
Pelaku telah diamankan oleh polisi dan dikenakan pasal penganiayaan dan kepemilikan senjata berbahaya. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi untuk memastikan kronologi insiden secara akurat.
Selain itu, aparat kepolisian mengimbau warga untuk tidak melibatkan anak-anak atau remaja dalam perjudian dan kegiatan yang berpotensi memicu konflik fisik.
Dampak terhadap Warga dan Lingkungan
Kejadian ini menimbulkan kegelisahan di lingkungan setempat, terutama bagi orang tua yang mengirim anak-anak mereka ikut lomba. Beberapa warga meminta agar permainan tradisional atau lomba lokal diawasi dengan ketat untuk mencegah kekerasan serupa.
Selain itu, insiden ini menjadi pengingat bagi komunitas lokal tentang bahaya taruhan ilegal dan penggunaan senjata tajam. Warga dihimbau menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan remaja saat mengikuti lomba atau kegiatan publik.
Remaja di Makassar Diserang Pencegahan Kejadian Serupa
Polisi menyarankan beberapa langkah pencegahan:
Pengawasan Kegiatan Warga: Perlombaan atau kegiatan tradisional harus dipantau oleh aparat desa atau RT/RW setempat.
Pendidikan Anti Kekerasan: Memberikan edukasi bagi remaja tentang bahaya konflik dan taruhan ilegal.
Pelibatan Orang Tua: Orang tua diharapkan mengawasi partisipasi anak-anak dalam perlombaan dan acara komunitas.
Larangan Senjata Berbahaya: Menekankan bahwa penggunaan alat seperti busur panah dapat mengancam keselamatan dan berakibat pidana.
Remaja di Makassar Diserang Reaksi Masyarakat
Warga menyampaikan keprihatinan melalui media sosial dan forum komunitas. Banyak yang menekankan perlunya aturan tegas dalam kegiatan olahraga atau lomba rakyat agar tidak menimbulkan konflik fisik.
Seorang tetangga mengatakan, “Kami berharap perlombaan seperti ini tetap aman dan menyenangkan, bukan menimbulkan ketakutan. Anak-anak harus terlindungi.”





