BITUNG – Kota Bitung terus menunjukkan geliat mobilitas yang dinamis sepanjang 2024. Berdasarkan data terbaru dari Kantor Samsat Kota Bitung yang dirangkum dalam publikasi Kota Bitung Dalam Angka 2025, jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di wilayah Bitung mencapai puluhan ribu unit, dengan dominasi besar datang dari sektor swasta.
Peningkatan ini menegaskan peran vital Kota Bitung sebagai simpul aktivitas ekonomi dan logistik di kawasan timur Indonesia. Di tengah pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan kawasan industri, sektor transportasi di kota pelabuhan ini menjadi salah satu indikator utama pergerakan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
Saka Polres Bitung Kirim 4 Wakil di Peransaka 2025 di Gorontalo
Didominasi Kendaraan Swasta dan Pribadi
Sepanjang 2024, total kendaraan yang tercatat di UPTD Bitung mencapai 25.745 unit, yang terdiri dari berbagai jenis dan golongan. Dari jumlah itu, kendaraan roda dua mendominasi dengan 25.730 unit, memperlihatkan bahwa motor masih menjadi moda utama mobilitas warga.
Kendaraan roda empat dan di atasnya juga mencatat jumlah signifikan. Jenis station wagon menjadi yang terbanyak dengan 8.403 unit, diikuti pick up sebanyak 2.737 unit dan light truck sebanyak 639 unit. Sedangkan jenis jeep, microbus, dan sedan masing-masing berada di kisaran ratusan unit.
Sektor swasta terlihat sangat dominan dengan kontribusi lebih dari 95 persen dari total kendaraan yang ada. Sebagai contoh, dari total 25.730 sepeda motor, sebanyak 25.493 unit merupakan milik non-pemerintah. Begitu pula pada kendaraan roda empat seperti station wagon dan pick up, yang hampir seluruhnya berasal dari sektor swasta dan komersial.
Baca Juga:
Peringati 3 Tahun Tragedi Itaweon, PM Korsel: Masih Banyak Isu yang Belum Selesai dari Bencana Ini






